Showing posts with label Book. Show all posts
Showing posts with label Book. Show all posts

Thursday, 3 August 2017

Yang Mengenal Dirinya Yang Mengenal Tuhannya

Buku ini sebenarnya sudah lama saya beli, kira-kira 2 atau 3 tahun yang lalu. Namun hingga saat ini gak kelar-kelar bacanya hehehehe
Gimana mau selesai, satu lembar saja butuh waktu lama untuk mengerti arti dan maknanya #ceileeeeee
Loh beneran, ini buku terjemahan yang isinya berat, bukan seperti serial teenlit yang pake pahasa "elu gua" ala jakarta.

Saya bingung bagaimana menceritakan isinya, tapi dari buku ini kita diajak mengenal jiwa kita sendiri. Bagaimana kita tau arah tujuan kita sedangkan masih bingung who am I?

Jangankan kalian, saya saja bingung.
Overall saya juga masih bingung siapa saya, yang saya tahu saya hanya menjalani hidup yang terbaik walau kadang banyak nikungnya :)

buku religi terbaik


Saya ingin mengerti Tuhan, mengerti diri saya. Tapi kesibukan dunia membuat saya tidak sempat berpikir tentang itu. Ya pinjam istilahnya Cak Nun : "manusia sibuk membangun kehidupan dunianya, lupa membangun kehidupan jiwanya".

Bersambung....(ngantuk)


Wednesday, 2 August 2017

Resensi Buku DAUR II

Ini adalah salah satu buku terbaik yang pernah aku baca.
Overall isinya  sangat berbobot dan memiliki makna dan pesan yang mendalam.

Pertama kali beli, aku pikir ini pure buku religi, yang membahas soal keTuhanan. Tapi ternyata isinya lebih dari itu. Membahas soal politik yang dikemas dalam frame kocak perdebatan antara si “markesot” dan “Saimon”.
Markesot adalah sosok manusia, sedangkan Saimon adalah sosok jin. Mereka bersahabat dan sering beradu argument saling menjatuhkan idealisme masing-masing.
Politik dalam Negara kita diceritakan dalam kiasan kiasan yang apik namun tetap mengena. Banyak paragraf-paragraf singkat yang berisi kalimat yang menohok sisi kejiwaan manusia dalam hubungannya dengan Tuhannya.
Buku ini wajib dibaca, kalian akan tahu betapa kerdilnya pemikiran banyak manusia selama ini saat selesai membaca ini.

Cak Nun memang budayawan yang ajaib, I love him so much.

Berikut salah satu kutipan bukunya :

“Anak, Cucu, dan Saudaraku….
Seberapa bencikah engkau kepada iblis?yang selalu kau kutuk di sela doa-doamu. Yang selalu kau persalahkan ketika kegelapan menutupi hatimu. Apakah kalian benar-benar percaya jika hatimu hanya memiliki dua sisi yang berseberangan? Kebaikan disisi malaikat dan keburukan disisi iblis.
Mampukah engkau membaca isi hati manusia-manusia ini : para pejuang yang lantang menolak korupsi, orang-orang yang menolak merampok harta rakyat? Jangan-jangan mereka menolak justru karena tak dilibatkan, tidak menjadi bagian dari perampok. Bisa jadi, mereka adalah para penguasa yang tidak mau menjadi budak karena mereka mengerti nikmatnya mencambuki punggung budak-budak.
Lalu menurutmu, itu ulah iblis atau kamuflase para manusia yang gagal akalnya?”